Koperasi Syariah Indonesia (Bagian II)

Pada artikel sebelumnya, syariahbank.com telah membahas mengenai pengertian, nilai, dan fungsi dari Koperasi Syariah atau Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS). Sebagai pengingat, Koperasi Syariah memiliki pengertian yaitu Koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi, dan simpanan yang sesuai pola bagi hasil (syariah). Dan pada artikel ini, syariahbank.com akan berbagi informasi lainnya mengenai Koperasi Syariah Indonesia.

Perbedaan antara Koperasi Syariah dengan BMT

Jika dibaca kembali nilai dan fungsi dari Koperasi Syariah, mungkin sebagian besar akan berpendapat bahwa Koperasi Syariah menyerupai BMT. Pada dasarnya koperasi Syariah hampir menyerupai BMT, hanya saja ada beberapa perbedaan yaitu

  • Koperasi syariah hanya terdiri satu lembaga saja, yaitu koperasi yang dijalankan dengan sistem  Syariah.
  • BMT terdapat 2 (dua) lembaga yaitu diambil dari namanya ‘Baitul Maal Wa At Tamwil’ yang berarti ‘Lembaga Zakat dan Lembaga Keuangan (Syariah).

Jenis Simpanan Koperasi Syariah

Simpanan yang terdapat pada Koperasi Syariah merupakan simpanan/taungan dan simpanan bberjangka dan dana yang dipercayakan merupakan dana yang berasal dari anggota, calon anggota, dan anggota koperasi mitra. Adapun beberapa jenis simpanan pada Koperasi Syariah antara lain:

  1. Simpanan Wadiah Yad Adh-Dhamanah. Simpanan anggota ini menggunakan akad wadiah atau titipan yang dengan persetujuan antar kedua belah pihak dana dapat digunakan untuk kegiatan yang bersifat operasional koperasi. Simpanan ini tidak memiliki bagi hasil atas penyimpanan, akan tetapi hanya bonus yang besarnya tidak tetap.
  2. Investasi mudharabah Al-Mutlaqah. Simpanan yang berbentuk investasi dan menggunakan akad Mudharabah Al-Mutlaqah. Dan dana yang ada dimanfaatkan dalam bentuk pembiayaan bagi anggota, calon anggota, koperasi lain dan anggotanya. Sesuai dengan akad yang digunakan, maka simpanan ini akan mendapatkan bagi hasil yang besarnya sesuai dengan nisbah yang telah disepakati.
  3. Investasi mudharabah Berjangka. Bentuk simpanan anggota koperasi dengan akad Mudharabah Al-Mutlaqah dimana penyetorannya dilakukan sekali dan penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara penyimpan dengan koperasi.

 

itu tadi informasi tambahan mengenai Koperasi Syariah Indoensia. Semoga dengan adanya tambahan informasi ini, akan lebih menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terkait koperasi syariah dan lembaga keuangan syariah lainnya di indoensia. Terimakasih telah berkunjung di syariahbank.com

Add a Comment

histats