Cara Membatalkan Nomor Porsi Haji CJH Meninggal Dunia

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan terkait pembatalan nomor porsi haji nasabah. Dan pada artikel ini akan diinformasikan terkait Cara membatalkan nomor porsi haji CJH Meninggal Dunia.

Jika Anda memiliki saudara atau keluarga yang telah meninggal dunia tapi telah mendaftar dan mendapatkan porsi haji, maka sebaiknya Anda langsung melakukan pembatalan. Ada beberapa prosedur dan persyaratan yang harus Anda lakukan dan lengkapi.

Kantor Kementrian Agama

Keluarga almarhum/ah Calon Jamaah Haji datang ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten/Kota dimana Almarhum/ah berdomisili (sesuai KTP) dengan membawa syarat-syarat sebagai berikut:

  • KTP ahli waris / kuasa waris JCH yang mengajukan pembatalan oleh Lurah dan Camat Bermaterai Rp. 6000
  • Surat Keterangan Kuasa Waris yang ditunjuk Ahli Waris.
  • Bukti Setoran BPIH Tabungan awal/ lunas yang dikeluarkan bank tempat melakukan setoran.
  • Surat Pernyataan Pergi Haji (SPPH).
  • Salinan Buku Tabungan Haji.
  • Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota mengajukan permohonan pembatalan ke Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama cq. Kepala Bidang Penyelenggara Haji Zakat dan Wakaf Provinsi dengan melampirkan semua persyaratan di atas dan ditembuskan ke bank tempat penyetoran awal.

Kantor Cabang Bank

Setelah Ahli Waris selesai melakukan proses pembatalan selesai di Kantor Kementrian Agama, Ahli Waris dapat mendatangi kantor Cabang Bank dimana tabungan haji di buka. Sertaka beberapa dokumen, antara lain:

  • Kartu  Identitas Penduduk (KTP/SIM) almarhum/ah.
  • Buku Tabungan Haji almarhum/ah.
  • Surat Keterangan Meninggal Dunia yang dikeluarkan oleh RT dan diketahui oleh Lurah.
  • Surat Keterangan Ahli Waris yang diketahui untuk melakukan pembatalan CJH Bermaterai Rp. 6000
  • Fotocopy KTP ahli waris / kuasa waris JCH yang mengajukan pembatalan. oleh Lurah dan Camat Bermaterai Rp. 6000
  • Surat Keterangan Kuasa Waris yang ditunjuk Ahli Waris.  
  • Surat bukti pembatalan haji dari Kementrian Agama.

Ahli waris dapat langsung mendatangi Customer Service dengan dilengkapi dokumen di atas. Proses selanjutnya akan dilakukan pihak Bank. Biasanya Tabungan Haji Anda akan ditutup sebagai prosedur pengambilan dana haji.

Proses penutupan Tabungan  Haij di Bank biasanya membutuhkan waktu maksimal 15 menit. Setelah proses di Customer Service selesai, Ahli Waris dapat mengambil dana yang ada di Teller. Dan apabila dana tersebut ingin digunakan untuk mengambil porsi haji untuk ahli waris, maka Ahli waris dapat melakukan proses pembutaan tabungan haji sedari awal.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.