Cara Menghitung Bagi Hasil Tabungan Bank Muamalat

Agar anda dapat mengetahui berapa bagi hasil yang akan didapat dari tabungan yang dimiliki, anda harus mengetahui rumus atau cara menghitungnya. Berikut kami informasikan salah satunya yaitu Cara Menghitung Bagi Hasil Tabungan Bank Muamalat.

Anda tentunya sudah pernah mendengar istilah bagi hasil. Bagi hasil berbeda dengan bunga bank, jika anda masih bingung anda dapat membaca disini. Bagi hasil merupakan suatu alternative dalam pembiayaan dimana sistem ini berdasarkan dari penetapan awal atau sesuai akad yang disepakati atau ditetapkan di awal, dan akan meningkat seiring dengan keuntungan dari perusahaan.

Perbedaan Bunga dan bagi hasil

Pada artikel ini syariahbank.coam akan sedikit berbagi informasi mengenai bagaimana mengitung Bagi Hasil yang akan anda terima jika tabungan atau deposito anda berada di Bank Muamalat.

Cara Menghitung Bagi Hasil Tabungan Bank Muamalat

Diawal pembukaan tabungan, biasanya Customer Service akan memberitahukan kepada anda mengenai beberapa istilah dan informasi yang digunakan oleh Pihak Bank. Dan juga, mereka akan memberiktahukan mengenai Rumus cara mencari Bagi Hasil atas tabungan dan deposito yang anda miliki.

Jika anda masih mengingatnya, anda dapat melakukan penghitungan sertiap bulannya di rumah. Dengan beberapa syarat:

  • Anda mengetahui berapa besar saldo rata-rata anda bulan ini.
  • Berapa besar HI1000 dari Bank Muamalat.
  • Berapa persen nisbah yang anda terima dari sebuah produk tabungan atau investasi yang anda miliki.

Berbicara mengenai HI1000, HI-1000 adalah metode untuk menghitung hasil investasi dari penempatan dana yang dilakukan setiap seribu rupiah yang diperoleh dari hasil penyaluran pembiayaan. Besar HI1000 setiap bulannya akan berubah-ubah tergantung dari keuntungan yang Bank Muamalat dapatkan.

Nilai HI1000 terbaru berubah disetiap awal bulan. HI1000 ini sendiri dapat anda jumpai atau ketahui dengan membuka situs dari Bank Muamalat atau anda dapat melihat pada papan nisbah di setiap kantor bank Muamalat

BACA JUGA:  Dalil Dalil Mengenai Riba

Rumus untuk Menghitung Bagi Hasil Tabungan Bank Muamalat yaitu:

Contohnya:

JIka Fulan membuka deposito 1 bulan sebesar Rp 10.000.000 pada bulan September, dengan besar nisbah 50%. Dan HI1000 pada bulan September adalah sebesar 7.87, maka besar bagi hasil yang akan anda terima adalah sebesar ?

 

Jadi, besar bagi hasil yang akan Fulan terima pada bulan oktober bulan depan di tanggal pembukaan dari deposito yang anda buka adalah sebesar Rp 39.350. Cara tersebut juga dapat anda gunakan untuk menghitung bagi hasil pada tabungan yang anda miliki.

Itu tadi sedikit informasi mengenai Cara Menghitung Bagi Hasil Tabungan Bank Muamalat. Semoga dapat membantu menambah wawasan dan pengetahuan anda terkait produk dari Bank Muamalat. Untku mengenal lebih lanjut mengenai Bank ini, anda dapat membaca artikel Profil dan Poduk Bank Muamalat. Terimakasih

Add a Comment