Cek dan Jenis-Jenisnya

Setiap jenis tabungan di Bank memiliki alat yang berbeda untuk melakukan penarikan dana yang ada. Beberapa jenis alat penarikan dana itu antara lain buku tabungan, kartu ATM, Bilyet Giro, Advice Deposito, dan Cek. Pada artikel ini, syariahbank.com akan berbagi informasi terkait Cek dan Jenis-Jenisnya.

Cek merupakan salah satu alat penarikan dana untuk nasabah dengan rekening giro. Selain itu, cek juga berfungsi sebagai alat pembayaran. Untuk pengertiannya, Cek merupakan perintah tertulis nasabah kepada bank untuk menarik dananya sejumlah tertentu atas nama nasabah atau atas tunjuk. Berdasarkan sejarahnya, cek pertama kali digunakan 352 SM di Romawi.

Ada beberapa jenis cek yang digunakan, yaitu:

Cek Atas Nama

Cek Atas Nama merupakan cek yang diterbitkan atas nama seseorang atau badan hukum tertentu yang tertulis jelas di dalam cek tersebut, dimana pada kata “atau pembawa” dibelakang nama yang diperintahkan harus di coret.

Contohnya: Pada sebuah Cek tertulis perintah “ bayarlah kepada Rori Rumata sejumlah Enam Puluh Juta Rupiah (Rp 60.0000.000,-).

Cek Atas Unjuk

Kebalikan dari Cek Atas Nama, Cek Atas Unjuk tidak tertulis nama seseorang atau badan hukum tententu sehingga siapapun dapat menguangkan cek tersebut. Atau dengan kata lain cek dapat dicairkan oleh si pembawa cek.

Cek Silang

Cek Silang atau yang lebih dikenal dengan Cross Cheque merupakan cek yang terdapat dua tanda silang dipojok kiri atas. Hal ini bertujuan untuk mengubah fungsi cek yang semulanya merupakan penarikan tunai menjadi non tunai atau pemindahbukuan.

Cek Mundur

Cek Mundur merupakan cek yang diberikan tanggal mundur dari tanggal sekarang. Hal ini biasanya dilakukan dikarenakan adanya kesepakatan antara pemilik atau pemberi cek dengan penerima cek dalam bisnis, terutama untuk pembayaran bisnis.

Contohnya: Hari ini tanggal 26 januari 2016, dikarenakan adanya perjanjian bisnis antara bapak Fulan dengan Bapak Filan, Bapak Fulan memberikan Cek yang telah tertulis tanggal 1 Februari 2016 kepada bapak Filan.

Cek kosong

Blank Cheque atau cek kosong merupakan cek yang dananya tidak tersedia atau tidak mencukupi di dalam rekening giro pemberi cek. Ketidak tersediaan dana ini mengakibatkan cek tidak bisa dijalankan. Apabila setelah beberapa kali dilakukan penarikan cek tetapi rekening belum terisi juga, maka rekening giro dapat ditutup dan pemilik giro dapat masuk kedalam Daftar Hitam Nasional.

cek

Agar dapat sah digunakan, ada beberapa Syarat Sah dari sebuah cek, antara lain:

  • Ada tertulis kata cek atau Cheque
  • Tercantum nama Bank penerbit (Bank matras)
  • Tercapat nomor cek
  • Tertulis perintah membayar “bayarlah kepada………… atau pembawa”
  • Tertulis nominal angka dan huruf dana yang akan ditarik.
  • Dan terdapat tanda tangan dan atau cap perusahaan pemilik cek sesuai dengan yang telah terdaftar di Bank Penerbit.

Itu tadi sedikit informasi terkait Cek dan jenis-jenisnya. Semoga dengan adanya informasi ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan terkait cek. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel syariahbank.com. Mari bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Bank Syariah di Indonesia.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.