Kartu Kredit Berbasis Syariah, Hasanah Card BNI Syariah

Apa yang anda fikirkan jika mendengar istilah Kartu Kredit? Mempermudah transaksi pembayaran tanpa harus membawa uang tunai? Bunga yang tinggi? Atau Alat pembayaran yang dapat membuat anda bangkrut? Atau juga, alat pembayaran yang hanya dikeluarkan oleh bank-bank Konvensional? Mungkin itu beberapa hal yang ada dipikiran anda jika mendengar istilah kartu kredit. Atau malah ada lebih banyak pendapat lain yang anda kemukakan mengenai kartu kredit.

Bagi anda yang ingin menggunakan kartu kredit tapi masih takut dengan konsep bunga yang digunakan pada bank Konvensional, kini anda sudah tidak perlu khawatir lagi. Karena saat ini sudah ada kartu kredit syariah yang dikeluarkan BNI Syariah dengan nama Hasanah Card. Walaupun masih banyak perdebatan dan juga perlu lebih banyak kajian mendalam mengenai hukum yang berlaku akan kartu kredit ini, paling tidak dengan adanya kartu kredit syariah ini dapat sedikit mengurangi kecemasan ataupun menjadi pilihan atau alternative bagi anda yang ingin dan membutuhkan untuk menggunakan kartu kredit.

Kartu Kredit Syariah - Hasanah BNI Syariah

iB Hasanah card merupakan kartu pembiayaan yang berfungsi sebagai kartu kredit berdasarkan prinsip syariah, yaitu dengan sistem perhitungan biaya bersifat tetap, adil, transparan, dan kompetitif tanpa perhitungan bunga. iB Hasanah Card dapat diterima di seluruh tempat bertanda MasterCard dan semua ATM yang bertanda CIRRUS di seluruh dunia.

Akad iB Hasanah Card BNI Syariah

Dalam pelaksanaannya iB Hasanah Card menggunakan akad Syariah yang diterbitkan oleh Bank BNI Syaraiah. Apa saja akad yang digunakan? Berikut diantaranya:

  • Akad Kafalah. BNI Syariah memiliki peranan sebagai penjamin bagi pemegang iB Hasanah Card timbul dari transaksi antara pemegang iB Hasanah Card dengan Merchant ataupun penarikan uang tunai.
  • Akad Qardh. Dengan akad ini BNI Syariah berperan sebagai pemberi pinjaman kepada pemegang iB Hasanah Card atas seluruh traksaksi penarikan tunai dengan menggunakan kartu ini dan transaksi pemninjaman lainnya.
  • Akad Ijarah. Pada akad ini BNI Syariah berperan sebagai penyedia jasa sistem pembayaran dan pelayanan terhadap pemegang iB Hasanah Card.  Dengan akad Ijarah ini, pemegang iB Hasanah card dikenakan annual membership fee.

Walaupun kartu ini merupakan kartu kredit yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nasabah, akan tetapi ada beberaa ketentuan. Ketentuan utamanya adalah iB Hasanah card tidak digunakan untuk transaksi yang tidak sesuai dengan Syariah dan juga tidak mendorong nasabah untuk melakukan pengeluaran yang berlebihan. Pemegang iB Hasanah Card harus memiliki kemampuan financial untuk melunasi peminjaman pada waktunya. Adapun manfaat yang dapat dirasakan oleh para pemgang kartu iB Hasanah Card selain dapat melakukan transfer saldo dari semua bank keduali BNI yang dapat dicicil 0% selama 12 bulan, juga dapa mengubah transaksi belanja menjadi cicilan tetap selama 6,9,12, dan 24 bulan dengan fasilitas Smart Spending.

Ketentuan Pembuatan  iB Hasanah Card BNI Syariah

Sebelum kita mengetahui apa saja persyaratan untuk pembuatan kartu kredit ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon nasabah, diantaranya:

  1. Calon nasabah dapat merupakan WNI atau WNA
  2. Untuk kartu kredit ini ada minimum pendapatan tahunan yaitu Rp 25.000.000,-
  3. Umur minimal pemegang calon nasabah untuk pemegang kartu utamai adalah 21 tahun.
  4. Dengan umur maksimum untuk pemegang kartu utama adalah 65 tahun.
  5. Umur pemegang kartu tambahan harus memiliki umur minimal 17 tahun
BACA JUGA:  Produk Panin Dubai Syariah Bank

Biaya apa saja yang akan dikenakan kepada nasabah yang menjadi pemegang kartu ini? Berikut diantaranya:

  • Biaya tahunan sebesar Rp 120.000,-
  • Biaya tahunan untuk kartu tambahan adalah sebesar Rp 60.000,-
  • Miminum pembayaran setiap bulan adalah sebesar 10% dari jumlah total tagihan, dengan besar interest ratenya adalah sebesar 1.25%.
  • Tidak ada biaya keterlambatan pembayaran.
  • Dan tidak ada biaya admin untuk keterlambatan.

Sudah memahami apa saja keuntunagn atau manfaat, persyaratan umum dan biaya yang akan dikenakan? Dan anda ingin mengajukan pembuatan kartu kredit ini? Berikut beberaa persyaratan khusus yang harus anda siapkan sebelum mengajukannya di Bank yang dibedakan berdasarkan tipe calon nasaah:

  1. Untuk Karyawan
  • Foto kopi KTP
  • Slip Gaji atau surat keterangan penghasilan atau SPT Pph
  • ID Card pegawai atau Name Tag atau Kartu pegawai
  1. Untuk Profesinonal
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi kartu identitas pegawai
  • Slip Gaji atau surat keterangan penghasilan atau SPT Pph
  1. Untuk Wiraswasta
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi SIUP/TDP atas nama sendiri
  • Fotokopi NPWP pribadi
  • Fotokopi rekening tabungan atau Koran 6 bulan berturut-turut yang mencerminkan perptaran omzet masuk.

Itu tadi persyaratan khusus jika anda ingin mengajukan pembuatan kartu kredit. Bagaimana? Tertarik untuk membuat kartu kredit sebagai penunjang anda dalam kehidupan sehari-hari? Yang terpenting, selama anda menggunakan fasillitas kartu kredit adalah anda harus dapat menggunakanya secra cerdas dan tetap terencana.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah informasi dan tambahan ilm pengetahuan anda mengenai produk-produk yang dikeluarkan oleh Bank Syariah di Indonesia. Selain itu, juga dapat menambah indormasi anda mengenai Perbankan Syariah. Terimakasih telah membaca, Mari bergabung menjadi salah satu bagian dari keluarga besar Bank Syariah di Indonesia. Sumber: www.bnisyariah.co.id dan kreditgogo.com.

BACA JUGA:  Cara Membuka Investasi Deposito di Bank Syariah

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.