Kriteria Gharar Dalam Transaksi Muamalah

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan terkait Pengertian Gharar. Anda dapat membacanya terlebih dahulu untuk mengetahui apa itu gharar agar lebih paham.

Pada artikel ini akan dijelaskan apa saja kriteria sebuah transaksi termasuk kedalam kategori Gharar yang haram. Karena tidak semua transaksi yang ada Ghararnya itu Haram, ada juga yang bisa menjadi halal.

Kriteria Gharar

Seperti halnya maysir, ada juga beberpa kriteria yang harus Anda ketahui untuk mengenal apakah trasaksi tersebut termasuk Gharar atau tidak. Berikut beberapa kriterianya:

  • Nisbah (ukuran) gharar dalam akad besar

Apabila ukuran gharar dalam akad jual beli termasuk kecil, seperti misalnya pembeli mobil yang tidak mengetahui bagian dalam mesin, atau pembeli saham yang tidak mengetahui rincian aset perusahaan, atau pembeli kebun yang tidak mengetahui jumlah pasti panen buah per tahunnya, tidak akan merusak akad yang dilangsungkan.

  • Keberadaan gharar dalam akad mendasar

Apabila gharar hanya terdapat pada akad pengikut, maka tidak haram dilakukan. Contohnya, menjual binatang ternak yang sedang hamil, atau menjual sebagian buah yang belum matang dalam satu pohon. Hal ini karena janin atau sebagian buah yang tidak jelas itu hanya sebagai pengikut dalam akad jual beli dan bukan menjadi tujuan akad jual beli tersebut.

  • Akad yang mengandung gharar bukan termasuk dari akad yang dibutuhkan orang banyak

Bila suatu akad mengandung gharar, tetapi akad tersebut dibutuhkan oleh orang banyak, maka hukumnya sah dan dibolehkan. Imam An-Nawawi mengatakan bahwa “bila akad yang mengandung gharar sangat penting, bila dilarang akan sangat menyusahkan kehidupan manusia maka akadnya dibolehkan.” Contohnya: menjual barang yang tertimbun di dalam tanah, seperti wortel, bawang, umbi-umbian, dan menjual barang yang dimakan bagian dalamnya seperti semangka, telur, dan sebagainya. Karena kebutuhan orang banyak untuk menjual dengan cara tanpa dibuka dulu bagian dalamnya atau dicabut dari tanah, maka hal ini dibolehkan

Itu tadi informasi terkait beberapa Kriteria Gharar Dalam Transaksi Muamalah.

Add a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.