Macam Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah di Indonesia

Banyaknya lembaga keuangan syariah yang berdiri di Indonesia ternyata belum tentu sudah terdaftar di Otoritas Jasa keuangan (OJK). Oleh karena itu, berikut kami informasikan Macam-macam (BPR) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia yang telah terdaftar di OJK.

Pada artikel sebelumnya, syariahbank.com telah berbagi informasi terkait Bank Syariah di Indonesia. Dan untuk artikel ini kami akan berbagi informasi kepada anda beberapa nama Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia.

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah adalah Bank syariah yang dalam kegiatannya tidak  memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Adapun kegiatan usahanya meliputi:

  • Menghimpun dana dari masyarkat dalam bentuk simpanan (tabungan) dan investasi (deposito).
  • Menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan.
  • Menempatkan dana pada Bank Syariah lain dalam bentuk titipan menempatkan dana pada Bank Syariah lain dalam bentuk titipan berdasarkan Akad wadi’ah atau Investasi berdasarkan Akad mudharabah dan/atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah.
  • Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan Nasabah melalui rekening Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yang ada di Bank Umum Syariah, Bank Umum Konvensional, dan UUS;.
  • Menyediakan produk atau melakukan kegiatan usaha Bank Syariah lainnya yang sesuai dengan Prinsip Syariah berdasarkan persetujuan Bank Indonesia (sekarang OJK).

Untuk lebih lengkapnya anda dapat membaca kembali artikel Mengenal Bank Pembiyaan Syariah Bag I dan Bag II yang pernah syariahbank.com post sebelumnya.

Statistik Bank Pembiayaan Syariah

Berdasarkan data yang tercantum pada situs www.ojk.go.id, Bank Pembiayaan Syariah yang terdaftar ada sebanyak 164 buah dengan jumlah kantor sebanyak 433. Berikut daftarnya:

Itu tadi daftar nama Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yang telah terdaftar pada OJK. Setelah anda mengetahuinya, anda dapat lebih berhati-hati dalam melakukan simpanan, investasi, ataupun pembiayaan pada lembaga keuangan syariah ini.

BACA JUGA:  Apa itu Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS)?

Pastikan kembali lembaga keuangan syariah tersebut telah memiliki izin resmi dan telah terdaftar pada institusi resmi. Hal ini untuk mengurangi resiko buruk yang akan terjadi kedepannya.

Terimakasih telah berkunjung ke syariahbank.com. Semoga dapat menambah informasi dan wawasan anda terkait perbankan syariah.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.