Mengenal Reksadana Syariah

Pernahkah Anda mendengar istilah reksa dana Syariah? Berikut sedikit informasi mengenai Reksadana Syariah.

jika anda sedang memilih produk investasi tetapi masih bingung jenis apa yang ingin digunakan, maka anda dapat memilih produk reksadana sebagai salah satu pilihannya. Reksadana adalah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Di Indonesia sendiri Syariah nasional Majelis Ulama Indonesia ( MUI) setelah mengeluarkan fatwa No 20/DSN-MUI/IV/2001  yang memperbolehkan umat muslim investasi reksadana khususnya reksa dana Syariah

Reksadana Syariah memiliki dua jenis akad yang sesuai dengan syariat Islam, yakni akad wakalah dan mudharabah. Adapun pengelolaan dana pada reksa dana Syariah dilakukan secara transparan dan anda dapat melihat pertumbuhannya secara transparan di marketplace bareksa.

Di sepanjang 3 tahun terakhir tercatat ada beberapa produk Reksadana Syariah yang memiliki return tertinggi dari semua jenis, yakni reksa dana saham, pendapatan, campuran koma dan pasar uang Syariah .


Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Reksa Dana Konvensional

Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Jenis-Jenis Reksa Dana Syariah

Reksa Dana Syariah juga terdapat beberapa jenis. Berikut jenis-jenis Reksa Dana Syariah yang terdapat di Indonesia (disalin dari Bank Mandiri Syariah):

  • Reksa Dana Syariah Pasar Uang
    Reksa Dana Syariah Pasar Uang adalah Reksa Dana yang hanya melalukan investasi pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri dan/atau efek syariah berpendapatan tetap yang jangka waktu atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 (satu) tahun.
  • Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap
    Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap adalah Reksa Dana yang melakukan investasi paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek syariah berpendapatan tetap.
  • Reksa Dana Syariah CampuranManajer Investasi yang mengelola Reksa Dana Syariah Campuran hanya dapat melakukan investasi pada Efek Syariah Berpendapatan Tetap, Efek Syariah bersifat ekuitas, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang sesuai dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal dengan ketentuan:
  1. Investasi pada salah satu instrumen investasi tersebut paling banyak adalah 79% (tujuh puluh sembilan persen) dari Nilai Aktiva Bersih; dan
  2. Portofolio Reksa Dana Syariah tersebut wajib berisi Efek Syariah bersifat ekuitas dan Efek Syariah Berpendapatan Tetap.

  • Reksa Dana Syariah Saham
    Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap adalah Reksa Dana yang melakukan investasi paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek saham syariah.

Itu tadi sedikit informasi terkait Reksa Dana Syariah. Terimakasih.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.