Pembiayan Pembelian Rumah Panin Bank Syariah

Siapa yang tidak memiliki keinginan memiliki rumah? Semua orang pasti memiliki keinginan memiliki rumah idaman. Namun terkadang dana yang belum mencukupi menjadi penghalang sementara untuk seseorang memiliki rumah idaman. Seperti Bank Syariah pada  umumnya, salah satu produk pembiayaan yang dimiliki oleh Bank Syariah di Indonesia adalah peminjaman dana untuk pembelian properti seperti rumah atau ruko baik yang baru ataupun yang bekas. Begitu pula dengan Panin Bank Syariah, bank ini memiliki produk pembiayaan serupa yang dikenal dengan PPR PaS.

panin bank syariah

Dengan beragam manfaat yang diberikan Panin Bank Syariah memberikan kenyamanan layanan yang optimal untuk masyarakat Indonesia. Adapun manfaatnya diantaranya memberikan pembiayaan dalam hal pengadaan properti seperti rumah, ruko atau rukan baik baru atau bekas dan pembangunan atau renovasi, jangka waktu pembiayaan yang panjang, serta difasilitasi autodebet dari tabungan utama. Manfaat lainnya adalah nasabah dapat mengangsur pembayaran dengan jumlah angsuran sesuai dengan kesepakatan bersama yang dibuat di awal perjanjian.

Adapun persyaratan yang harus dimiliki untuk melakukan pembiayaan ini adalah:

  1. WNI cakap hukum.
  2. Usia calon peminjam minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun untuk karyawan serta 60 tahun untuk pengusaha atau professional pada saat jatuh tempo pembiayaan.
  3. Maksimum pembiayaan yang diberikan adalah 90% dari harga beli properti (S&K berlaku).
  4. Besaran angsuran yang dibayarkan tidak melebihi 35% dari penghasilan bulanan.

Selain dari persyaratan yang telah disebutkan, ada beberapa Dokumen yang harus di engkapi oleh calon nasabah sebelum melakukan pembiayaan. Adapun dokumen tersebut diantaranya.

syarat kpr panin syariah 1

Dokumen pendukung lainnya

 

syarat kpr panin 2

Itu tadi sedikit informasi mengenai Pembiayaan Pembelian Rumah PaS Panin Bank Syariah. Semoga dengan adanya informasi ini akan dapat membantu calon nasabah dalam mengambil keputusan sebelum memilih Bank Syariah yang akan diajak kerjasama.

BACA JUGA:  Ulasan Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Add a Comment