Pembukaan rekening Giro di Bank

Seiring perkembangan dan kemajuan zaman, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan Bank sebagai mitra untuk berkembang, terutama Bank Syariah. Setelah pada artikel sebelumnya syariahbank.com berbagi informasi terkait pembukaan tabungan dan pembukaan deposito, pada artikel ini syariahbank.com akan berbagi informasi terkait Pembukaan rekening Giro di Bank.

Giro merupakan salah satu produk penyimpanan dana dari nasabah kepada pihak bank, baik nasabah perorangan maupun badan, dimana untuk melakukan penarikan dana hanya bisa digunakan dengan cek atau giro. Pada umumnya rekening giro dibuka oleh nasabah untuk tujuan bisnis. Hal ini dikarenakan untuk transaksi pembayaran kepada rekanan kerja lebih gampang dan mudah yaitu menggunakan lembar cek yang dapat dicairkan di bank mana pun.

cek bg

Ada beberapa persyaratan yang wajib disiapkan oleh calon nasabah untuk membuka rekening giro di Bank, secara umum antara lain:

  1. Perorangan
  • Fotocopy identitas diri yang masih berlaku (KTP/SIM/PASPOR)
  • NPWP
  • Surat referensi
  • Mengisi dan menandatangani formulir dan Akad pembukaan Giro
  • Menyiapkan setoran awal sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah))
  1. Lembaga/Non-Perorangan
  • Menyiapkan Fotocopy identitas diri pengurus yang masih berlaku (KTP/SIM/PASPORT)
  • NPWP pengurus dan lembaga
  • Menyiapkan Anggaran Dasar/Akta Pendirian yang telah disahkan oleh Departemen kehakiman, termasuk perubahannya.
  • SIUP, TDP dan surat-surat lainnya yang diperlukan
  • Mengisi dan menandatangani formulir dan Akad pembukaan Giro
  • Menyiapkan setoran awal sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Sedangkan untuk tatacara pembukaan rekening giro di Bank, secara umum yaitu:

  • Calon nasabah menyiapkan persyaratan dengan lengkap dan diberkaskan di dalam map.
  • Setelah masuk ke bank, calon nasabah dapat mendatangi customer service langsung atau bertemu dengan marketing Funding terlebih dahulu.
  • Nasabah mengisi seluruh Form dan aplikasi lainnya yang telah disediakan oleh pihak Bank yang ditandatangi di atas Form pembukaan.
  • Nasabah memilih apakah ingin difasilitasi dengan Cek atau Giro
  • Pembukaan Giro tidak dapat selesi hanya dalam satu hari. Hal ini dikarenakan ada beberapa tahapan pengecekan lainnya yang akan dilakukan oleh pihak-piihak tertentu. Minimal anda harus menunggu selama satu hari.
  • Setelah pembukaan giro selesai, nasabah akan mendapatkan satu buku Cek atau Bilyet Giro yang berisikan 25 lembar.
  • Rekening nasabah sudah aktif, tinggal melakukan penyetoran pertama sesuai dengan ketentuan masing-masing Bank.
  • Apabila suatu saat Cek atau BG telah habis, maka anda dapat memesan kembali kepada pihak Bank dengan membawa identitas berlaku dan form permintaan Cek BG yang telah ditandatangani oleh pemilik rekening.

Keamanan rekening tabungan ataupun giro yang telah dibuka juga nerupakan tanggung jawab nasabah, terutama kepemilikan  cek,BG, buku tabungan, kartu ATM, blyet deposito, dan lain-lain yang telah disediakan Bank.Oleh karena itu, apabila suatu saat salah satu dari fasilitas yang diberikan Bank hilang sebaiknya langsung melakukan pelaoran kepada pihak polisi dan juga pihak Bank. Sehingga dapat dilakukan tindakan pengamanan.

Itu tadi informasi yang diberikan syariahbank.com pada atikel ini. Semoga dapat menambah informasi dan pengetahuan terkait produk perbankan syariah. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel di syariahbank.com. Mari bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Bank Syariah di Indonesia.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.