Pengertian Mudharabah Menurut Berbagai Ulama

Untuk Anda yang memiliki tabungan di bank syariah atau belajar mengenai perbankan syariah pasti sudah tidak asing dengan kata Mudharabah. Mudharabah merupakan salah satu jenis akad yang digunakan dalam dunia pebankan syariah terutama untuk produk tabungan.

Sebagian besar nasabah bank syariah memahami Akad Mudharabah secara sederhananya sebagai akad tabungan yang mendapatkan bagi hasil. Untuk mengetahui pengertian dari akad ini secara keseluruhan, berikut beberapa pengertian Mudharabah menurut berbagai Ulama

Pengertian Mudharabah Menurut Berbagai Ulama

Mudharabah berasal dari kata dharb, yang secara etimologis berarti bepergian atau berjalan. Al-Qur’an tidak secara langsung menunjukan arti dari mudharabah tersebut. Namun secara implisit, kata dasar dha-ra-ba yang merupakan kata dasar mudharabah disebutkan di dalam Al-Qur’an sebanyak lima puluh delapan kali1.

Wahbah Zuhayli

Beliau menjelaskan salah satu arti dari Istilah mudharabah dapat disebut juga dengan qiradh/muqaradhah. Hal ini dikarenakan istilah mudharabah lebih dikenal dan dipergunakan oleh penduduk Irak yang mayoritas mengikuti mazhab Hanafi dan Hambali.

Sedangkan qiradh merupakan isitilah yang sering dipergunakan oleh penduduk Hijaz3 yang mayoritas mengikuti mazhab Maliki dan Syafi’i. Tetapi pada dasarnya pengertian dari kedua istilah tersebut mempunyai makna yang serupa.

Mazhab Hanafi

Mudharabah adalah suatu bentuk perjanjian dalam melakukan kongsi untuk mendapatkan keuntungan dengan modal dari salah satu pihak dan kerja (usaha) dari pihak lain.

Mazhab Maliki

Mudharabah adalah penyerahan uang dimuka oleh pemilik modal dalam jumlah uang yang ditentukan kepada seorang yang akan menjalankan usaha dengan uang tersebut disertai dengan sebagian imbalan dari keuntungan usahanya.

Mazhab Syafi’i

Adapun menurut mazhab Syafi’i definisi mudharabah yaitu pemilik modal menyerahkan sejumlah uang kepada pengusaha untuk dijalankan dalam suatu usaha dagang dengan keuntungan menjadi milik bersama antara keduanya.

Mazhab Hambali

Mudharabah adalah penyerahan barang atau sejenisnya dalam jumlah yang jelas dan tertentu kepada orang yang mengusahakannya dengan mendapatkan bagian tertentu dari keuntungannya.

Ibn Rusyd

Menurut Ibn Rusyd dalam kitab “Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid”, Ibn Rusyd menyamakan isitilah mudharabah dengan qiradh atau muqaradhah, ketiga istilah tersebut mempunyai makna yang sama sebagai perkongsian modal dan usaha. Di dalam kitab tersebut Ibn Rusyd tidak terlalu banyak membahas mengenai definisi mudharabah karena telah dibahas secara lengkap oleh ulama lain khususnya imam mazhab.

Sayyid Sabiq

Mudharabah adalah akad antara kedua belah pihak dimana salah satu pihak mengeluarkan sejumlah uang kepada pihak lain untuk diperdagangkan, dan laba dibagi dua sebagaimana kesepakatan.

Abdurrahman Al-Jaziri

Dan terakhir Abdurrahman Al-Jaziri, ia mendefinisikan mudharabah sebagai akad antara dua orang yang berisi kesepakatan bahwa salah seorang dari mereka akan memberikan modal usaha produktif, dan keuntungan usaha itu akan diberikan sebagian kepada pemilik modal dalam jumlah tertentu sesuai dengan kesepakatan yang sudah disetujui bersama.

Itu tadi beberapa pengertian dari Mudaharabah menurut beberapa ulama islam. Semoga dapat menambah informasi anda mengenai salah satu dari akad perbankan syariah.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.