Persyaratan KPR IB Bank DKI Syariah

Bagi Anda yang sedang mencari bank syariah yang tepat untuk melakukan pembiayaan KPR, maka Bank DKI dapat menjadi pilihannya. Berikut sedikit informasi terkait Persyaratan KPR IB Bank DKI Syariah.

dokumen KPR Bank DKI Syariah

Bank DKI syariah merupakan salah satu Unit Usaha Syariah (UUS) yang dimiliki PT. Bank DKI yang berdiri pada tanggal 16 Maret 2004 berdasarkan Surat Izini Bank Indonesia No.6/371/DPbS pada tanggal 8 Maret 2004. Sebagai penunjang segala kegiatan dan usaha yang berjalan hingga tahun 2015 Bank DKI Syariah telah memiliki jaringan kurang lebih sebanayak 49 unit.

Salah satu produk yang menajdi Andalah dari Bank DKI Syariah adalah KPR IB yang memfasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah dengan jangka waktu maksimal 15 tahun. Pembiayaan ini diperuntukkan bagi para pegawai PNS, BUMN/BUMD, Swasta, Wirausaha maupun Profesional.

Keuntungan KPR IB Bank DKI Syariah

Ada banyak keuntungan yang dapat Anda rasakan dengan menggunakan fasilitas pembiayaan ini, antara lain:

  • Jumlah angsuran per bulan nasabah yang menentukan.
  • Proses cepat dan mudah.
  • Angsuran fixed/tetap sampai pembiayaan lunas.
  • Marjin yang diberikan kompetitif.

Persyaratan KPR IB Bank DKI Syariah

Untuk Anda yang berminat untuk mengajukan peminjaman KPR ini, ada beberapa persyaratan umum yang harus diketahui yaitu:

  • Minimal usia 21 tahun atau sudah menikah
  • Pembiayaan harus sudah lunas pada usia maksimal 55 tahun untuk karyawan dan usia maksimal 60 tahun untuk profesional, dosen dan pengusaha. Untuk karyawan PNS yang masa pensiunnya diatur tersendiri, maka jangka waktu pembiayaan dapat disesuaikan dengan masa pensiunnya

Dokumen yang harus disiapkan calon nasabah, antara laim:

  1. Surat permohonan pembiayaan dari (calon) nasabah.
  2. Asli Surat Keterangan dari Perusahaan.
  3. Foto copy SK Pengangkatan Pegawai Tetap atau SK Terakhir untuk PNS.
  4. Foto copy KTP pemohon dan Suami/Istri.
  5. Foto copy Kartu Keluarga.
  6. Foto copy Akta Nikah/Cerai/Pisah Harta.
  7. Asli Slip Gaji
  8. Pas foto terbaru.
  9. Foto copy PBB terbaru.
  10. Foto copy dokumen agunan pembiayaan yaitu SHM/SHGB/SHPTU/SHP Strata title di atas SHGB/SHM
  11. Foto copy NPWP (Pembiayaan diatas Rp. 50 juta).
  12. Foto copy rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir.
BACA JUGA:  Pembiayan Pembelian Rumah Panin Bank Syariah

Untuk persyaratan lainnya akan diberitahukan pleh pihak marketing pembiayaan Bank DKI Syariah dan dapat Anda lampirkan setelah pertemuan.

Ketentuan Tambahan Pembiayaan KPR

Ada beberapa ketentuan yang harus Anda ketahui sebagai calon nasabah, antara lain:

  • Rumah yang dibiayai dapat masuk/dilewati mobil, Tidak Banjir, dan Tidak Berada di dekat SUTET (Sumber Tegangan Tinggi).
  • Rumah yang dibeli harus memiliki sertifikat (SHM/SHGB), IMB, dan PBB).
  • Plafond maks 80% dari nilai wajar tanah dan bangunan, 10% DP Nasabah untuk type LB <= 70.
  • Plafond maks 70% dari nilai wajar tanah dan bangunan, 20% DP Nasabah untuk type LB >= 70.
  • Uang muka harus disetorkan melalui Bank DKI Syariah/ Bukti transfer pembayaran.
  • Maksimal pembiayaan 15 tahun. Lunas maks usia 55 tahun, untuk professional dan pengajar maks 60 tahun.

Itu tadi sedikit informasi tekait Persyaratan KPR IB Bank DKI Syariah. Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat mengunjungi Bank DKI Syariah terdekat di kota Anda. Terimakasih telah berkunjung di syariahbank.com.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.