Syarat Pembukaan Rekening Giro Bank Syariah

pembukaan rekening giro bank syariah

Jika Anda ingin membuka rekening giro baik perorangan ataupun perusahaan, maka Anda harus menyiapkan persyaratannya. Berikut informasi terkait Syarat Pembukaan Rekening Giro Bank Syariah.

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan istilah Giro. Giro merupakan salah satu produk pendanaan yang dihadirkan pihak bank baik swasta ataupun BUMN, syariah maupun konvensional. Giro sendiri adalah bentuk simpanan baik dalam bentuk perorangan ataupun perusahaan dimana untuk penarikan dananya menggunakan media cek atau bilyet giro.

Pada artikel sebelumnya syariahbank.com telah berbagi informasi terkait cek dan jenisnya serta billyet giro yang sah. Di Bank Syariah, produk giro menggunakan akad Wadi’ah. Sehingga dana yang berada di Bank Syariah diberlakukan sebagai titipan dari Nasabah yang harus dijaga keamanan serta ketersediaannya setiap saat.

Syarat Pembukaan Rekening Giro Bank Syariah.

Untuk membuka rekening Giro, ada beberapa persyaratan yang harus anda siapkan terlebih dahulu. Setelah data lengkap barulah pihak bank dapat membuka rekening tersebut dan menyerahkannya kepada Anda. Berikut syarat pembukaan rekening giro di Bank Syariah yang dibedakan berdasarkan kategori nasabah:

Perorangan

  • Fotocopy identitas diri dan asli yang masih berlaku (KTP/SIM/PASPOR).
  • NPWP.
  • Surat referensi.
  • Mengisi dan menandatangani formulir dan Akad pembukaan Giro.
  • Menyiapkan setoran awal sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada bank yang dipilih.

Lembaga/Non-Perorangan

  • Menyiapkan Fotocopy identitas diri dan asli pengurus yang masih berlaku (KTP/SIM/PASPORT).
  • NPWP pengurus dan lembaga.
  • Menyiapkan Anggaran Dasar/Akta Pendirian yang telah disahkan oleh Departemen kehakiman, termasuk perubahannya..
  • SIUP, TDP dan surat-surat lainnya  dalam pendirian perusahaan.
  • Mengisi dan menandatangani formulir dan Akad pembukaan Giro.
  • Menyiapkan setoran awal sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada bank syariah yang dipilih.
BACA JUGA:  Produk Giro iB Maslahah dari BJB Syariah

Pada proses pembukaan bank, pihak bank tidak dapat melaksanakan dalam satu hari. Hal ini dikarenakan adanya pengecekan Daftar Hitam Bank Indonesia menggunakan data calon nasabah di pusat data. Pengecekan ini bertujuan untuk memverifikasi seorang nasabah, apabila nasabah tersebut termasuk kedalam kategori hitam Bank Indonesia maka pembukaan giro tidak dapat dilanjutkan.

Dan apabila pembukaan rekening giro dapat dilanjutkan dan selesai, Anda akan menerima Cek atau Bilyet Giro sebagai tanda giro telah dapat digunakan. Cek dan Bilyet Giro yang anda dapatkan harus dijaga hati-hati setiap lembarnya.

Itu tadi infomari terkait Syarat Pembukaan Rekening Giro Bank Syariah. Semoga dapat membantu anda. Terimakasih.

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.