Tata Cara Pengambilan Porsi Haji Reguler

Setelah pada artikel sebelumnya syariahbank.com berbagi informasi terkait produk tabungan Haji dari beberapa Bank Syariah di Indonesia. Maka pada artikel ini syariahbank.com akan berbagi informasi terkait Tata Cara  Pengambilan Porsi Haji Reguler.

skema arafah

Penyelenggaraan ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan yang memerlukan kerjasama yang erat, koordinasi yang kuat dan melibatkan banyak pihak dimulai dari Calon jamah haji, Lembaga Keuangan Syariah hingga Kementrian Agama suatu daerah. Pembagian Haji di Indonesia dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Haji Reguler yang 100% dikelola oleh Pemerintah
  • Haji Khusus yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusu yang mendapat izin dari Mentri Agama.

Pendaftaran jemaah haji dinyatakan sah apabila seorang jemaah telah mendapatkan Nomoor Porsi. Dan Nomor Porsi yang telah diambi hanya berlaku bagi jemaah bersangkutan yang tidak dapat digantikan oleh orang lain. Adapun Prosess pendaftaran Haji yang harus dilakukan seorang calon jamaah haji untuk mendapatkan nomor porsi antara lain:

  • Calon nasabah membuka tabungan di salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) hingga tabungan mencapai tabungan 25 juta rupiah.
  • Setelah mencapai 25 juta rupiah, calon jamaah haji membawa buku tabungan ke Kantor Kemenag di Kota domisili.
  • Calon nasabah menyiapkan dan membawa beberapa persyaratan yaitu:
  • Nasabah berusia minimal 12 tahun
  • Fotocopy KTP bagian depan dan belakang didalam satu kertas sebanyak 5 lembar
  • Fotocopy KTP bolak bali (depan dan belakang) sebanyak 5 lembar.
  • Fotocopy Akta kelahiran atau surat keterangan lahir/Ijazah/ Buku Nikah (bagi yang telah menikah)
  • Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
  • Dikantor Kemenag Calon jamaah mengisi Surat Permohonan Pergi Haji. Dan melakukan beberapa kegiatan seperti Foto.
  • Setelah mendapatkan nomor SPPH Calon jamaah haji pergi kembali ke BPS-BIH untuk melakukan penyetoran dana sebesar 25 juta rupiah ke rekening Kemenag agar mendapatkan nomor porsi. Pada proses ini diharapkan calon jamaah haji membawa materai masing-masing 1 buah untuk satu nomor porsi.
  • Lalu, nasabah akan dicetakkan printout nomor porsi.
  • Setelah mendapatkan nomor porsi, calon jamah haji ke Kantor Kemenag kembali untuk melakukan registrasi kembali. Ada tiga lembar kertas porsi yang akan dibawa nasabah ke kantor Kemenang (lembar ketiga hingga kelima).
  • Dan untuk mengetahui tahun keberangkatan, calon jamaah haji dapat mengakses di situs haji.kemenag.go.id dengan memasukkan Nomor Porsi keesokan harinya. Atau dapat menghubungi Call Center Haji Kemenag 021-500425.
BACA JUGA:  Furniture For Hope dari Bank Muamalat

Itu tadi informasi terkait Tata Cara Pendaftaran Pengambilan Porsi Haji Reguler. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat menambah pengetahuan dan informasi anda terkait proses Haji di Indonesia. Apabila anda ingin mengtahui lebih lanjut, anda dapat mendatangi Bank – Bank Syariah yang ada di Indoensia. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel di Syariahbank.com. Mari bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar dari Bank Syariah di Indonesia.

Add a Comment