Tips Memilih Bank Syariah untuk KPR

Memiliki tempat tinggal dengan lokasi yang strategis, dengan design yang sesuai, serta harga yang terjangkau merupakan idaman semua orang. Akan tetapi, ketersediaan dana yang tidak mencukupi mendorong kita untuk melakukan pengajuan Kredit Pembelian Rumah (KPR) di salah satu bank, terutama Bank Syariah. Pada artikel ini, syariahbank.com akan berbagi Tips Memilih Bank Syariah untuk KPR.

kpr 1

Memilih Bank untuk pengajuan KPR yang sesuai sama sulitnya dengan memilih rumah yang akan dibeli. Hal ini dikarenakan hampir semua Bank memberikan promo-promo menarik untuk pembiayaan KPR yang disediakan. Akan tetapi, jangan terburu-buru langsung mengambil keputusan untuk melakukan pengajuan KPR di Bank Syariah yang memberikan promo-promo tersebut. Ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan.

Berikut beberapa Tips Memilih Bank Syariah untuk Pengajuan KPR,  antara lain:

  • Lebih mudah untuk memilih perumahan atau rumah yang dijual yang telah memiliki kerjasama dengan salah satu Bank Syariah

Hal ini  dikarenakan, biasanya rumah yang telah memiliki kerjasama pembiayaan dengan salah satu Bank memiliki harga cicilan yang lebih ringan. Selain itu, proses pengajuan tidak akan lama dan ribet.

 

  • Apabila rumah yang dituju tidak memiliki kerjasama dengan salah satu Bank Syariah, maka cari tahu Bank-Bank Syariah yang menghadirkan produk peminjaman KPR

Dengan semakin canggihnya zaman mengakses informasi dan berita dari internet sudah tidak merupakan hal yang sulit lagi. Anda dapat menggunakan fasiliitas ini untuk me- list Bank Syariah mana saja yang menyediakan produk pembiayaan KPR.

Cari tahu kelebihan, kentungan ,lokasi, proses pembiyaan, lama proses pengajuan hingga cair dan hal-hal lain terkait pengajuan pembiyaan KPR. Tidak lupa pula anda mencari lokasi Bank Syariah tersebut, sehingga dapat memprediksi kemudahan untuk menjangkau Bank Syariah.

BACA JUGA:  Cara Aman Menggunakan Kartu ATM

 

  • Cari-cari Informasi kepada teman atau orang lain terkait pembiayaan di Bank-Bank tersebut.

Selagi anda mencari informasi terkait kelebihan dari pembiayaan KPR di Bank-Bank Syairah, Anda juga perlu untuk mencari kekurangan Bank tersebut. Carilah dari Forum-forum yang tersedia di website internet ternama. Atau anda dapat bertanya kepada teman-teman, saudara, lingkungan yang sudah mengajukan pembiayaan KPR di Bank-Bank tertentu.

Bandingkan kekurangan dan kelebihan antar Bank tersebut. Ambillah Bank yang menurut anda memiliki kekurangan yang cukup kecil dan memiliki akreditasi yang cukup baik.

 

  • Perhatikan persen (%) marjin yang diberikan oleh pihak Bank Syariah tersebut

Setelah anda menentukan beberapa Bank Syariah yang akan dituju, perhatikan persen (%) margin yang diberikan pihak Bank. Lihat promo-promo yang dihadirkan, dan bandingkan persen margin antar Bank yang telah dipilih.

margin

 

  • Dengan menggunakan perhitungan atau simulasi pembiyaan, serta marjin yang telah disediakan, hitung terlebih dulu total pembiyaan dan besar cicilan yang akan dilakukan.

Penghitungan total pembiayaan dan besar cicilan yang akan dilakukan tersebut sangat penting. Hal ini untuk melihat kira-kira jumlah cicilan bulanan mana yang lebih kecil. Serta agar kita tidak dibohongi oleh pihak-pihak tertentu.

 

  • Jangan lupa untuk membandingkan besar cicilan dengan pendapatan yang anda miliki.

Apabila anda sudah mendapatkan besar cicilan bulanan, maka wajib sekali untuk membandingkan dengan pendapatan bulanan anda. Hal ini dikarenakan, dana yang anda daatkan tiap bulan juga dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Sehingga jangan sampai “Besar Pasak Dari Pada Tiang

hitung

Itu tadi sedikit tips yang diberikan syariahbank.com untuk pengajuan pembiayaan KPR. Akan tetapi, apabila anda kurang setuju tidak apa-apa. Hal ini dikarenakan pendapat semua orang itu berbeda-beda. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel dari syariahbank.com. Semoga informasil ini bermanfaat bagi anda semua. Marti bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Bank Syariah di Indoensia.

BACA JUGA:  Jual Beli dan Transaksi Gharar (Part I)

Add a Comment